Back to Champion 2026 Daud Yordan Lawan Adore Torres

Editor HasbySport
Daud Yordan versus Adore Torres.
Daud Yordan versus Adore Torres.
A-AA+A++

KoranDaily.com, Pontianak – Menjelang pertandingan tinju bertajuk back to champion 2026, Daud Yordan melawan Adore Torres, petinju asal Filipina, yang akan digelar pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat. Petinju dunia kelas Super welterweight, Daud Yordan menjalani persiapan intensif, termasuk sesi latihan tanding atau sparring bersama sejumlah petinju, di antaranya tim Satria Anak Melayu.

Selain menjaga kondisi fisik, persiapan juga difokuskan pada pematangan strategi untuk menghadapi karakter bertarung Ador Torres.

Bertanding di hadapan publik Pontianak, bagi Daud Yordan dijuluki The Boxing Senator menjadi motivasi tersendiri baginya. Kalimantan Barat memiliki tempat penting dalam perjalanan karier Daud, sehingga kesempatan tampil di daerah sendiri diharapkan menjadi energi tambahan untuk memberikan penampilan maksimal.

“Saya sudah mempersiapkan diri dengan serius. Dalam tinju profesional, setiap lawan memiliki karakter dan kekuatan berbeda. Karena itu, persiapan bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana membaca permainan lawan, menjaga konsentrasi, dan menjalankan strategi dengan disiplin selama pertandingan,” kata Daud menjelang laga.

Daud menyadari bahwa pertarungan tidak bisa dimenangkan hanya dengan modal pengalaman. Kesiapan mental, ketepatan mengambil keputusan di atas ring, serta kemampuan beradaptasi terhadap strategi lawan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Duel melawan Torres pun dipandang sebagai ujian yang harus dilewati dengan fokus penuh. Daud ingin memastikan setiap tahapan menuju target berikutnya dibangun melalui penampilan yang meyakinkan di atas ring.

Pertarungan tinju professional bertajuk Back to Champion 2026 menjadi momentum penting bagi Daud untuk membuktikan bahwa semangat bertarungnya belum padam. Laga ini dipromotori Daud Yordan melalui Daud Yordan Promotions.

Pertandingan dimulai pukul 15.00 WIB dengan partai pembuka, sedangkan pertandingan utama Daud Yordan versus Ador Torres, diperkirakan berlangsung setelah pukul 21.00 WIB.

Pertarungan ini menjadi perhatian tersendiri karena Daud akan menghadapi lawan dari Filipina dalam duel tinju Kelas menengah yunior atau Super welterweight. Kedua petinju dijadwalkan bertarung selama delapan ronde untuk memperebutkan sabuk ABF Diamond, berdasarkan susunan pertandingan yang diumumkan penyelenggara.

Bagi Daud, pertarungan di Pontianak bukan sekadar kesempatan menambah catatan kemenangan. Laga ini menjadi bagian dari perjalanan untuk kembali menegaskan eksistensinya di panggung tinju profesional sekaligus mempersiapkan langkah menuju pertarungan yang lebih besar pada tahun mendatang.

“Bagi saya, Back to Champion 2026 bukan sekadar pertandingan untuk kembali naik ring. Ini adalah bagian dari perjalanan untuk membuktikan bahwa saya masih memiliki semangat, kemampuan, dan tekad untuk bersaing di level internasional. Saya ingin memberikan pertandingan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat dan seluruh pencinta tinju Indonesia,” ujar Daud.

Tantang Manny Pacquiao 2027

Pertarungan melawan Ador Torres, Daud menyimpan ambisi besar untuk kembali tampil dalam duel internasional bergengsi. Rencana menghadapi Manny Pacquiao pada 2027 menjadi salah satu target yang ingin diperjuangkannya melalui rangkaian pertandingan dan persiapan yang matang.

Namun, jalan menuju pertarungan tersebut masih membutuhkan sejumlah tahapan. Karena itu, Daud menempatkan laga Back to Champion 2026 sebagai momentum penting untuk menunjukkan kesiapan sekaligus menjaga peluang menuju tantangan berikutnya.

“Target besar tentu menjadi motivasi, tetapi saya harus melewati setiap pertandingan dengan serius. Fokus saya sekarang adalah menghadapi Ador Torres, memberikan yang terbaik di atas ring, dan setelah itu melihat langkah selanjutnya. Saya ingin perjalanan menuju 2027 dibangun melalui kerja keras dan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Daud juga berharap penyelenggaraan pertandingan tinju profesional di Pontianak dapat ikut mendorong perkembangan olahraga tinju di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

Menurutnya, kehadiran pertandingan berskala internasional dapat membuka peluang bagi petinju muda untuk belajar dari para petarung berpengalaman, memperluas pengalaman bertanding, serta melihat secara langsung standar persaingan tinju profesional.

Melalui Back to Champion 2026, Daud Yordan Promotions diharapkan turut memperkuat ekosistem tinju nasional, mulai dari pembinaan petinju, penyelenggaraan pertandingan, hingga terbukanya peluang bagi atlet daerah untuk menapaki karier profesional.

Kini, perhatian pencinta tinju tertuju pada GOR Terpadu Ayani. Di atas ring itulah Daud akan memulai kembali langkahnya, membawa pengalaman panjang, ambisi besar, dan harapan untuk kembali mengibarkan nama Indonesia di panggung tinju dunia. (Red/SPC)