Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Produk Galeri Sintang Milik Sumjulia Go Internasional

Editor HasbyEkonomi & Bisnis
Galeri Sintang milik Sumjulia. Foto Istimewa.
Galeri Sintang milik Sumjulia. Foto Istimewa.
A-AA+A++

KoranDaily.com, Sintang – Berdiri sejak tahun 2022, Galeri Sintang menjadi salah satu bukti nyata kebangkitan UMKM tenun ikat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Galeri yang menjual berbagai pernak-pernik khas Sintang ini membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing hingga kancah internasional.

Pemiliknya, Sumjulia, dengan tekun mengembangkan usaha yang memberdayakan perempuan-perempuan hebat asli Kabupaten Sintang. Semua produk unggulan di Galeri Sintang, terutama Tenun Ikat Sintang, dibuat secara manual dan tradisional oleh tangan-tangan terampil perempuan lokal.

Perkembangan pesat Galeri Sintang tidak terlepas dari dukungan permodalan dari PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) melalui fasilitas Kredit KUM Harapan Bank Kalbar.

“Sejak diberikan kredit oleh Bank Kalbar, usaha saya semakin berkembang dengan pesat,” ungkap Sumjulia.

Ia menceritakan, sebelum mendapat dukungan kredit, persediaan produknya hanya sekitar 5 pcs. Kini setelah dibantu Bank Kalbar, stok produk di Galeri Sintang meningkat drastis menjadi 15 hingga 25 pcs. Bahkan, produk tenun ikat Sintang buatannya sudah go internasional dan diminati hingga ke Serawak, Malaysia.

Selain permodalan, Galeri Sintang juga telah bertransformasi secara digital dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS Bank Kalbar untuk memudahkan transaksi pelanggan.

Di akhir ceritanya, Sumjulia pun berpesan dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengembangkan usaha bersama Bank Kalbar.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengembangkan usahanya dengan mengambil kredit di Bank Kalbar. Karena prosesnya sangat mudah, cepat, sesuai dengan iklannya dan juga prosesnya bisa cepat asalkan semua dokumen atau kelengkapannya lengkap,” ajaknya.

Kisah Galeri Sintang menjadi cerminan komitmen Bank Kalbar dalam “Bersama Membangun Indonesia”, hadir untuk mendorong UMKM naik kelas, berdaya saing, dan menjaga warisan budaya lokal. (Red)